JAKARTA - Siang itu, suasana sedikit meriah di kediaman Syamsir Anas dan Sari Bulan. Keluarga Syamsir dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, mampir setelah ikut kenduri di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Senyum mereka merekah setelah di rumah itu didapati Ruspita Sari Siahaan (13).
Ruspita atau akrab disapa Vita bukan siapa-siapa di keluarga Syamsir. Tapi mereka sudah mengganggap putri bungsu pasangan Edison Siahaan (55) dan Lili Satriani (50), warga Cipayung, Jakarta Timur ini, sudah seperti keluarga sendiri. Tak ada jarak antara mereka dengan Vita.
Sabtu (28/1/2012) siang itu, hari kedua Vita tiba di Jakarta dari Sorong, Papua, setelah kabur dari rumah orangtuanya sejak 9 Januari 2012. Ia memilih kembali ke rumah Syamsir ketimbang rumahnya di Cipayung. Di rumah ini, Vita memiliki hubungan emosional, utamanya dengan Maya, putri sulung Syamsir.
Cerita pertemuan Vita dengan Maya bermula sekitar tahun 2007 silam di Kampung Artis, Cipayung. Kedatangan Maya bukan ikut syuting sinetron, tapi menemani temannya yang ikut syuting. Ketika duduk sendiri, Vita menghampiri Maya, dan menanyakan apakah dirinya ikut syuting.
Obrolan ringan terus berlanjut. Pada satu ketika, Vita yang saat itu masih duduk di kelas tiga sekolah dasar meminta ijin diperbolehkan ikut ke rumah Maya di Lenteng Agung. Sontak permintaan Vita membuatnya kaget.
"Jangan, nanti mamah marah," pesan Maya kepada Vita.