Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Sabtu, 20 November 2010

SUMIATI: Minta Sayur Lodeh..

PINGIN LODEH - Setelah kondisinya mulai membaik, Sumiati kangen makan sayur lodeh dan bakso.


JAKARTA: SURYA ONLINE, Sumiati, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disiksa majikannya di Arab Saudi, masih dirawat di RS King Fahad Madinah. Namun kondisinya terus membaik hingga sudah pulih 80 persen. Bahkan sudah ingin merasakan sayur lodeh dan bakso.

“Perkembangan kondisinya bagus. Sekarang sudah bisa bicara dengan fasih,” ujar Dubes RI untuk Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur usai mengikuti silaturahmi dengan Menteri Agama dan wartawan Media Center Haji, di Makkah, Sabtu (20/11).

Saat ini, lanjut Gatot, Sumiati sudah berbicara dengan keluarganya sebanyak tiga kali. “Lukanya sudah mulai sembuh, di atas 80 persen sudah recover, sudah mau makan,” tambahnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) dan Konsul Jenderal RI (KJRI) di Arab Saudi, berusaha maksimal membantu pemulihan fisik dan psikis Sumiati.

Tak hanya memberi bantuan medis dan pendampingan proses hukum, KBRI dan KJRI juga berusaha menuruti semua keinginan Sumiati. “Dia (Sumiati) minta tahu, sayur lodeh, bakso, kita kasih. Kita sendiri yang buat. Di sini kan saat Idul Adha pada libur,” ujar Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Zakaria Anshar, Sabtu (20/11).

KJRI juga menempatkan satu orangnya untuk menjaga Sumiati 24 jam penuh di rumah sakit. Sumiati terlihat nyaman dengan banyaknya perawat rumah sakit yang justru berasal dari Indonesia. “Itu dilakukan dalam rangka pemulihan, biar dia merasa aman, tenang, sehingga tidak ada perasaan yang aneh-aneh,” ujarnya.

Sumiati tampak gembira setelah rombongan Kementerian Luar Negeri datang bersama pamannya, Julkarnain.

Selain perawatan medis, upaya pemerintah dengan menempatkan seorang staf KJRI, kedatangan keluarga dan perwakilan pemerintah, telah membantu pemulihan kesehatan Sumiati. “Alhamdulillah, sekarang makin baik. Dia sudah bisa makan sendiri. Bisa bicara banyak,” terangnya. Hal yang tidak kalah penting, lanjut Zakaria, KBRI dan KJRI tetap memantau proses hukum terhadap majikan Sumiati.

Kepada keluarganya yang ada di Dompu, Bima, NTB, Sumiati berpesan agar banyak berdoa demi kesembuhannya. “Dia senang, banyak orang Indonesia di sekitarnya, termasuk pamannya,” imbuhnya.

Sumiati, 23, meninggalkan Dompu, Bima untuk pergi ke Jakarta, 25 Juni 2010. Di Jakarta, ia menjalani pelatihan di PT Rajana Palam Putri, Tanjung Barat. Perempuan lulusan SMA itu diberangkatkan ke Arab Saudi, 18 Juli 2010.

Selama di Arab, Sumiati tak pernah memberi kabar. Keluarga baru tahu Sumiati disiksa majikannya dari kekasih perempuan lulusan SLTA tersebut.

Akibat siksaan majikan, Sumiati harus dirawat di Rumah Sakit Kings Fahad Madinah, lantaran mengalami luka serius hampir di sekujur tubuhnya. Sumiati yang baru bekerja empat bulan, hampir setiap hari disiksa oleh istri dan anak majikannya.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular