Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Selasa, 28 Jun 2011

Tohari Sempat Berobat ke Dukun Cilik Ponari Namun Tak Sembuh





SURABAYA - Berbagai upaya dilakukan Tohari untuk menyembuhkan penyakit aneh yang dideritanya sejak tahun 2006. Bahkan, karena ingin sembuh, warga Kabupaten Nganjuk ini juga sempat berobat ke dukun cilik Ponari di Jombang.

Namun, meski sudah dua kali dia minum air celupan batu milik Ponari, penyakit anehnya itu tetap saja tak kunjung sembuh. Ia pun juga mencari pengobatan ke dokter hingga alternatif, tapi sampai sekarang penyakitnya tak kunjung sembuh.

"Saya berusaha mencari pengobatan alternatif ke dukun cilik Ponari di Jombang," kata Tohari kepada wartawan, di rumah bapak angkatnya di Jalan Nginden III Surabaya, Selasa (28/6/2011).

Setelah meminumnya hingga dicampurkannya ke bak mandi, air sebotol hasil celupan batu tiban milik Ponari tetap tak ada efeknya. Karena masih belum sembuh, Tohari datang lagi untuk yang kedua kalinya. Ia berangkat dari Nganjuk sekitar pukul 03.00 WIB dini hari dan antri mulai pukul 4 pagi. Selang enam jam kemudian, sekitar pukul 10 pagi, Tohari mendapatkan air celupan batu tiban Ponari.

"Yang pertama saya masih belum merasa yakin karena tidak melihat langsung celupan batu Ponari. Kedatangan saya yang kedua kalinya, bisa melihat langsung Ponari mencelupkan batunya. Tapi sampai sekarang masih belum sembuh penyakit saya ini," terangnya.

Penyakit yang dirasa aneh itu membuat kebingungan kedua orang tuanya maupun istrinya. Orang tuanya sampai mempunyai pemikiran bahwa Tohari mengalami sakit aneh karena diguna-guna orang yang tidak menyukai Tohari.

Harta benda yang dimilik Tohari dan orang tuanya seperti hasil panen sawah, petak sawah, maupun sepeda motornya pun ludes terjual, untuk biaya berobat ke alternatif maupun dokter. Namun, sampai saat ini penyakitnya yang dinilainya aneh itu masih belum sembuh.

"Dari pengobatan alternatif pijat, katanya ada kesalahan di urat bagian leher dan ketiak. Sudah dipijatkan sampai saya lupa berapa kali tetap saja tidak sembuh. Ke orang pintar (dukun) katanya diguna-guna, tapi sampai sekarang belum sembuh," katanya.

Tohari juga berusaha berobat ke dokter poli syaraf di rumah sakit di Nganjuk sekitar tahun 2008. Namun hasilnya tidak memuaskan dan juga tidak sembuh. Dokter di poli syaraf itu hanya mengecek denyut nadi tangannya dan Tohari tidak mendapatkan penjelasan sakitnya apa.

"Saya tanya sakitnya apa, dokternya malah guyon (bercanda) katanya tubuh saya seperti Gatot Kaca (tokoh pewayangan). Saya hanya diberi vitamin tidak ada obat lainnya, juga tidak sembuh," katanya.

Tohari bersama istri dan anaknya pun mencari dokter umum yang dikenal mujarab. Katanya, ketika orang berobat ke dokter umum yang praktek di rumahnya, biasanya sakitnya sembuh. Namun, bagi Tohari, hingga berobat tiga kali ke dokter tersebut ternyata juga tak kunjung sembuh.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular