
BUKITBARU - Sungguh apes nasib ibu muda berinisial Mai (32), warga Jalan PSI Kenayan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus. Niat hati ingin mengobati anaknya agar tak melawan dengan orangtua, malah dirinya jadi korban pencabulan sang dukun kampung berinisial Ag (48).
Kasus ini terjadi, Senin (24/10), sekitar pukul 09.00 WIB, di kediaman pelaku, yang ada di Jalan Bukit Baru, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Awalnya korban dihubungi pelaku untuk mengobati anak korban berinisial Al (15), yang sering membantah perintah orangtua.
Sampai di rumah pelaku, anak korban disuruh pelaku membeli garu di warung, sedangkan korban hanya berdua dengan pelaku di rumah. Kemudian, pelaku menyuruh korban menenggak segelas minuman ringan dan air putih. Usai menikmati minuman itu, korban menjadi tak sadarkan diri.
Ketika siuman, korban kaget melihat tubuhnya sudah dalam keadaan telanjang. Sewaktu diperiksa korban, ternyata kemaluannya sudah ternoda. Namun, dikala korban tanyakan apa yang dilakukan terhadapnya, pelaku malah bilang tak diapa-apakan.
‘’Saya sempat merahasiakan ini dari suami. Namun, belakangan suami curiga melihat perubahan sikap saya, hingga saya dibawa ke Pak Ustadz untuk dido’akan. Dari situlah, saya ceritakan aib ini kepada suami,” ungkap korban saat diperiksa di ruang Unit PPA Satreskrim Polresta Palembang, kemarin.
