
SURABAYA - Enam pelajar SMA/SMK diamankan polisi dari sindikat prostitusi pelajar. Mereka yang kesemuanya berusia 17 tahun diselamatan dari tangan mucikarinya yang tak lain adalah teman sebaya mereka sendiri yakni EL (17), warga Jalan Karah V dan FR (17), warga Jalan Ploso III.
"Mereka kami amankan saat bertransaksi di Hotel Garden Palace," kata Kompol Suparti kepada wartawan, Kamis (17/11/2011).
Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya itu mengatakan, keenam korban adalah ML, warga Ngagel Rejo; CK, warga Jalan Dukuh Menanggal; NT, warga Jalan Ngagel Jaya Utara; VN, warga Jalan Manukan Tengah; OK, warga Jalan Manukan Tohirin dan AG, warga Jalan Ploso.
Keenam korban sudah 1 tahun dilacurkan kedua tersangka. Sarana untuk 'menjual' korban dilakukan melalui jaringan sosial yang sedang populer saat ini yakni facebook dan situs percakapan, MiRC. Bila sudah sepakat, maka EL akan mengantarkan mereka ke hotel yang sudah dipesan pelanggan.
"Tarifnya Rp 750 ribu untuk sekali kencan," tambah Suparti.
Dari tarif itu, Rp 500 ribu diberikan kepada korban dan sisanya untuk tersangka. Tetapi untuk jasanya mengantar korban, tersangka EL meminta tambahan Rp 100 ribu sehingga korban hanya menerima Rp 400 ribu. Baik korban dan tersangka diamankan saat dipancing ke Hotel Garden Palace di kamar 1803 dan 1809.
"Sebelumnya kedua tersangka juga pernah kami amankan dalam kasus serupa beberapa waktu lalu," tandas Suparti.
