(Tersangka Gusma Suliza (kiri). Jasad Helmi Chaniago alias Dogol tergeletak di sudut rumahnya. Sementara sejumlah polisi, sibuk melakukan olah TKP. Pria ini ditemukan tewas di kediamannya di Jalan Tanah Jawa Gang Puri, Jumat (5/3) karena dipukul dengan kayu oleh istrinya.)Saturday, 6 March 2010
PEMATANGSIANTAR -Biasanya istri yang jadi bulan-bulanan suami. Tapi yang satu ini terbalik, suami yang jadi bulan-bulanan istri.
Seperti yang dilakukan Gusma Suliza Sikumbang (30). Gusma memukuli suami ketiganya, Helmi Padang Alias Dogol (48) hingga tewas Keterangan ibu satu anak itu saat ditemui METRO SIANTAR (grup Sumut Pos) di Mapolsek Siantar Utara, Jumat (5/3), peristiwa itu berawal saat mereka baru bangun tidur.
Tiba-tiba sang suami mengeluarkan kata kata kotor kepada Gusma. Mendengar perkataan itu, Gusma langsung memukul kaki suaminya yang kebetulan bengkak kerena asam urat.
“Kami bertengkar bukan karena cemburu. Hanya saja suami saya tiba tiba mengeluarkan kata-kata kotor kepada saya,” kata Gusma.
Menurutnya, mendengar perkataan kotor itu, dia pun merasa seperti dirasuki setan. Lalu dia memukul suaminya hingga telentang di lantai. Suaminya sebenarnya sempat minta ampun, namun dia mengambil sebatang kayu yang berada di dalam rumah dan memukul kepalanya hingga mengeluarkan darah.
Ditambahkannya, suami pertamanya kawin lagi dengan perempuan lain. Suami kedua pergi entah kemana dan suami ketiga tewas.
Menurutnya, dia sudah menjalin hubungan dengan suaminya sekira 4 tahun dan sudah mempunyai seorang anak.
Selama menjalin hubungan suami istri mereka memang sering ribut kerena masalah ekonomi karena suaminya yang berkerja sebagai tukang jok jarang memberikan uang belanja. Sementara dia mengemis di Kota Pematang Siantar.
Menurut tetangganya, Fatmawati selama mereka tinggal ditempat itu sekira satu tahun. Mereka hampir setiap harinya ribut di rumah. Setiap mereka berkelahi pintu rumah selalu dikunci.
Kapolresta Pematang Siantar, AKBP Fatori SiK melalui Pabungpen, AKP Muslim MHD didampingi Kapolsek Siantar Utara, AKP B Sembirng, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
