Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Jumaat, 3 Disember 2010

Lemas ritual mandi Jumat Kliwon??

Jasad perempuan yang ditemukan di Sungai Ciliwung, Bogor, Jumat (3/12/2010) pagi.



BOGOR, KOMPAS.com — Jasad laki-laki dan perempuan ditemukan mengambang dan tersangkut batu di Sungai Ciliwung yang melintas di Kampung Gadog RT 03 RW 04, Desa Pandan Sari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (3/12/2010) sekitar pukul 08.30. Sampai Jumat sore, identitas kedua jasad tersebut belum diketahui dan keduanya masih berada di RSUD Ciawi.

"Kalau sampai setelah isya belum juga diketahui identitasnya, kami akan menbawa kedua jasad ke RS Polri di Kramat Jati. RS Ciawi tidak memiliki kamar pendingin jenazah," kata Aiptu Budi Supriatna, penyidik Polsek Ciawi, yang menangani perkara temuan kedua mayat tersebut.

Budi menjelaskan, pihaknya sudah mencari informasi mengenai korban dengan menanyakan warga setempat dan warga di sekitar tempat pemandian ritual kepercayaan tertentu di wilayah Kampung Pasir Angin, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, atau sekitar satu kilometer ke arah hulu dari lokasi temuan mayat.

Namun, tidak ada satu warga pun yang mengenali kedua korban. "Ada warga yang bilang, semalam dia mendengar teriakan ada orang hanyut dari arah pemandian itu. Tapi, cuma segitu saja informasinya," kata Budi.

Berdasarkan informasi warga Kampung Pasir Angin, lanjut Budi, pada Kamis malam ada sekitar 300 orang yang melaksanakan ritual mandi Jumat Kliwon di muara pertemuan Sungai Cibalok dan Sungai Ciliwung di kampung itu. Polisi yang medatangi lokasi pemandian itu setelah penemuan mayat tidak mendapatkan seorang pun yang masih berada di lokasi pemandian.

Kedua jasad korban ditemukan oleh Jaya (17), warga Kampung Gadog yang saat itu tengah mencari rumput di bantaran Sungai Ciliwung. Yang pertama dia lihat adalah jasad laki-laki yang mengambang dan tersangkut di batu. Jaya kemudian melihat satu jasad lagi sekitar 100 meter ke arah hilir dari jasad laki-laki itu. Warga di kawasan itu pun geger.

Ciri-ciri jasad laki-laki tersebut, tingginya sekitar 160 cm, berusia sekitar 35 tahun, agak gemuk, kulit sawo matang, dan rambut pendek ikal. Korban hanya mengenakan celana pendek coklat dan tidak memiliki ciri khusus seperti tahi lalat atau tato.

Adapun ciri jasad perempuan antara lain tinggi sekitar 155 cm, usia sekitar 30 tahun, agak gemuk, kulit putih, dan memiliki rambut ikal sebahu. Korban mengenakan baju tidur dua potong dari satin warna kuning motif bunga-bunga.

"Korban memakai perhiasan emas, berupa gelang, kalung, dan sepasang anting," kata Budi, yang menunjukkan perhiasan tersebut untuk difoto oleh Kompas.

Budi berharap, ada warga yang mengenali barang-barang korban sehingga identitas kedua korban segera terungkap.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular