Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 10 Januari 2011

Beristri & Punya 4 Anak, Sartono Tetap Suka Sodomi ABG



Jakarta - Berstatus menikah dan punya 4 orang anak, tak lantas membuat Sartono (34) berhenti dari perbuatan cabulnya. Sartono tetap suka menyodomi anak-anak jalanan.

"Pelaku ini menikah dan punya 4 orang anak," kata Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu AKP Reynold Hutagalung di Polres Kepulauan Seribu, Jl Baru Cilincing, Jakarta Utara, Senin (10/1/2011).

Menurut Reynold, Sartono memang memiliki kecenderungan menyukai sesama jenis. Dari hasil penyelidikan sementara, Sartono bahkan pernah menyodomi 38 anak di daerah Jawa Barat dan Jakarta.

"Ini masih kita dalami," ujarnya.

Reynold mengatakan, salah satu teman Sartono berinisial S yang sempat 'memakai' HRL juga tengah diperiksa polisi. S ini merupakan warga Cikampek. Polisi pun terus mengembangkan kasus ini apakah korban hanya disodomi atau ada yang dimutilasi seperti kasus Babe.

"Kemungkinan tetap ada. Karena korbannya rata-rata anak-anak jalanan yang sering berada di stasiun kereta api," jelasnya.

Sebelumnya Sartono bertemu HRL pada November 2010. Warga Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ini membujuk HRL untuk ikut bersamanya ke Jakarta. Dengan iming-iming HP, HRL pun akhirnya ikut.

HRL pergi tanpa pamit kepada orangtuanya di Kelurahan Pulau Harapan, RT 4 RW I, Kepulauan Seribu. Pada 25 November, ayah HRL, Mohammad Jamil, kemudian melapor ke Polres Kepulauan Seribu atas penculikan yang menimpa anaknya.

Polisi kemudian melakukan penyidikan dan berhasil menciduk Sartono Jumat (7/1/2011) di Stasiun Kota, Jakarta Pusat. Tersangka dibekuk ketika naik ke atas gerbong kereta api.

Pelaku kini meringkuk di Mapolres Kepulauan Seribu. Atas perbuatannya, Sartono dijerat dengan Pasal 328 KUHP dan Pasal 83 UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular