Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Selasa, 9 Mac 2010

Apa Benar Daun Telinga Tertulis kalimah Allah ??

(Foto hiasan)


Kota Prabumulih ; SUBHANALLAH. Itulah kata-kata yang keluar dari mulut M Yusuf Arni HS, paman dari orangtua bayi saat mendapati telinga cucu keponakannya bertuliskan lafaz Allah. Penemuan itu langsung membuat badannya gemetaran karena menemukan salah satu kuasa Allah SWT pada tubuh seorang bayi.

Awalnya penemuan itu tidak disengajanya. Orangtua bayi, Frans Ferdinand dan Eli Komalasari bingung karena sang anak selalu menangis saat menjelang magrib hingga usai azan Isya.

Tangisan itu terus terjadi sejak Muhammad Rizky Pratama, nama sang bayi, lahir.
Karena bingung, Frans lalu menanyakan hal itu kepada Yusuf, pamannya tersebut. Karena merasa janggal, Yusuf lalu memeriksa seluruh tubuh bayi. Saat melihat bentuk telinga bayi, ia lalu gemetaran.

Keponakan saya nanya, kenapa, ada apa,” kenangnya saat ditemui Selasa (9/3).
Pria yang menjabat sebagai pengawas di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih itu lalu mengambil ponsel dan memotret kedua telinga si bayi. Ia lalu menunjukkannya kepada Frans,
ayah bayi tersebut. Lafaz Allah jelas terlihat di telinga kiri bayi. Bila dilihat dari kaca lafaz Allah jelas terlihat.

Mendapati hal itu, Frans langsung bersujud syukur tanda bahagia sekaligus berdoa agar bisa merawat dan membesarkan anak pertamanya itu secara syariat Islam. Walaupun mendapatkan
berkah yang besar, Frans dan Yusuf tidak langsung memberitahukan berita tersebut kepada masyarakat. Bahkan sang ibu sekalipun tidak pernah tahu sampai para wartawan mendatangi keduanya.

Oh pantes kupingnya meliuk-liuk,” kata Eli saat diberitahu perihal penemuan itu.
Frans yang ditemui di rumahnya RT 3 RW 2 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur menyebut keanehan sudah tampak sejak sang bayi berumur tujuh bulan dalam kandungan.

Berdasarkan USG yang dilakukan oleh dr Rahmad SpOG, tali pusar bayi melilit di kepala dan leher. Sekilas dalam foto bayi tampak seperti memakai sorban.

Keanehan lainnya terjadi saat sang bayi lahir pada 17 Desember 2009 lalu. Selain tepat pada malam 1 Muharram, bayinya hingga sekarang tidak mau menyentuh susu ibu.

Jadi sampai sekarang kami hanya memberinya susu dari pabrik,” ujar Frans yang sehari-harinya bekerja sebagai Staf Monitoring Evaluasi Informasi (Monefo) Subdin Bina Program Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular