Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Ahad, 20 Februari 2011

Laba berwajah manusia beranak pinak

Laba - laba yang memiliki wajah mirip manusia yang mengebohkan warga di Asahan dan Batu.



SEIBALAI - Laba-laba berwajah manusia yang sempat menghebohkan warha di wilayah Kecamatan Seibalai, Kabupaten Batubara, disebut-sebut kini telah beranak pinak. Hal itu terkait ditemukannya dua binatang berkaki delapan serupa di wilayah itu.

Menurut Satria (28), warga Dusun II, Kampung Beteng, Desa Seibalai, Kecamatan Seibalai, dia telah menemukan laba-laba di atas rumput, dekat saluran air (parit) 1,5 Km dari kediamannya. Tidak hanya itu, dia juga pernah melihat laba-laba yang sama, namun ukuran sangat kecil dan tidak berhasil ditangkap.

Sebelumnya, Kiki Amalia(12), warga yang sama telah menemukan laba-laba itu di sekitar desanya. Jadi kuat dugaan bintang yang hanya seukuran semut itu telah beranak pinak, namun karena ukurannya kecil, jadi tidak menjadi pusat perhatian bagi warga yang menemukannya.

"Saya kira binatang ini banyak di wilayah ini, namun karena ukurannya kecil jadi tidak menjadi pusat perhatian orang. Oleh sebab saya berniat untuk mencarinya lagi, untuk membenarkan dugaan itu," kata Satria, ayah yang mempunyai dua anak itu, pagi ini.

Untuk saat ini, katanya, dia akan merawat binatang itu guna mempelajari perkembangannya, karena boleh jadi binatang itu masih berusia muda dan kemungkinan bisa lebih besar dari sekarang. "Saya menempatkannya dalam wadah plastik diberi ventilasi udara, dan air serta bunga jarum untuk tempat bersarang," kata Satria.

Sedangkan untuk warga yang melihatnya, lanjut Satria, tidak dibolehkan menyentuhnya, karena dikhawatirkan ada guncangan dan bisa berdampak fatal bagi binatang mungil ini. Karena laba-laba milik Kiki (keponakan Satria), dua kaki depannya putus kemudian menghilang.

Sedangkan Dokter Hewan Kabupaten Asahan, Drh Yusnani, belum bisa menentukan jenis laba-laba ini, mengingat ada puluhan ribu species binatang berkaki delapan ini, begitu juga dengan kelompok belum juga dapat diidentifikasi, karena memerlukan penelitian yang khusus.

"Menurut referensi, ada tiga golongan laba-laba, yaitu Mesothelae (primitif) tidak berbisa dan ruas tubuhnya lebih jelas. Kemudian Mygalomorphae bertubuh agak besar, suka membuat lubang di tanah dan berbisa.

Terakhir, Aranemorpha (modren), laba-laba ini mempunyai taring mengarah miring ke depan bergerak berlawanan arah seperti capit saat menggigit mangsa. Boleh jadi, laba-laba berwajah manusia ini adalah jenis yang baru, sehingga diperlukan penelitian, sehingga bisa diketahui kebenarannya," ungkap Yusnani.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular