
CIREBON - Beragam cara menyambut bulan suci Ramadan. Seperti yang rutin dilakoni para santri Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (16/7). Puluhan santri mengikuti atraksi bermain bola api.
Selain sebagai hiburan, atraksi ini juga bagian dari kegiatan santri dalam menyerap ilmu yang diberikan para kiai. Permainan ini dikenalkan sejak tahun 80-an. Para santri yang akan bermain sepak bola api dipilih melalui seleksi ketat dan telah melalui persyaratan khusus.
Mirip sepak bola umumnya, permainan bola api mengenal istilah handball, out ball, tendangan pojok, dan tendangan penalti serta pemain berusaha memasukkan bola ke gawang lawan.
Bola api dibuat dari buah kelapa kering yang direndam dalam minyak tanah selama sebulan. Selain sepak bola api, para santri ini juga punya nyali untuk dililiti petasan. Entah bagaimana ledakan petasan tak melukai badan mereka.
