
BIREUEN - Seorang mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang pernah memegang jabatan sebagai Ketua KPA Wilayah Batee Iliek, Saiful Husen atau yang lebih dikenal dengan Tgk Cagee, ditembak mati orang tak dikenal, Jumat (22/7/2011) sekitar pukul 23.15 WIB.
Korban ditembak tiga kali di bagian kepala dari jarak dekat. Penembakan terhadap Cagee terjadi saat korban sedang duduk di depan Warung Kopi Gurkha, Matang Geulumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Bireuen.
Waktu itu, Cagee terlihat akan berangkat meninggalkan warung kopi setelah minum-minum dengan beberapa kawannya. Ketika hendak membuka pintu mobilnya (belum diketahui mobil apa), saat itulah terdengar letusan senjata api disusul tersungkurnya korban.
Hampir bersamaan dengan tersungkurunya Cagee, terlihat sebuah minibus warna hitam (disebut-sebut Avanza) yang sejak awal parkir di dekat mobil korban langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi ke arah Lhokseumawe.
Saksi mata meyakini pelaku penembakan berada dalam minibus tersebut. Ratusan warga yang saat itu berada di Keude Peusangan berhamburan ke lokasi kejadian saat mengetahui Cagee tertembak.
Korban yang bersimbah darah secepatnya dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen dengan ambulans diikuti masyarakat dan kerabat korban.
Peristiwa itu merebak cepat ke seantero Bireuen. Sekitar 15 menit di rumah sakit, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Meunasah Dayah, Lueng Daneun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen.
Kapolres Bireuen, AKBP HR Dadik J yang ditanyai wartawan sekitar pukul 00.10 WIB, Sabtu (23/7/2011) mengatakan, timnya sedang bekerja mengumpulkan berbagai informasi, data, dan fakta di lapangan.
