BANGKO - Bunga (13) , sebut saja namanya demikian, warga Desa Sekancing, Kecamatan Tiang Pumpung, Kab. Merangin mengalami nasib tragis di usianya yang masih di bawah umur ini. Ia menjadi korban kebejatan ayah tirinya. Lebih parah lagi, perbuatan perkosaan tersebut sudah berulang kali dilalukan sejak dua tahun lalu.
Informasi yang diperoleh, kasus perkosaan ini terungkap setelah Bunga mengadukan perbuatan yang dilakukan Astari(40), sang ayah tiri, kepada kakaknya, Arrahim (21). Bunga memberanikan diri bercerita kepada sang kakak, lantaran Astari kembali memperkosanya pada Selasa (16/8), sekitar pukul 22.00.
Bunga, memendam apa yang telah dialaminya sekian lama, lantaran Astari mengancamnya. "Kalau kau kasih tahu orang, kau akan kubunuh, kucincang," ujar Suherman, kerabat korban kepada wartawan, Kamis (18/8) mengulangi ancaman Astari.
Lanjutnya, setelah Arrahim mendapatkan laporan tersebut, korban kemudian dibawa ke Puskesmas untuk divisum. Dari hasil visum, hasilnya memang positif telah menjadi korban perkosaan.
