Dora Indrayanti Trimurni (25), pasien yang diduga mengalami gangguan fungsi trombosit, Selasa (24/5/2011), dirawat di RSUP Dr M Djamil, Kota Padang, Sumatera Barat.
PADANG ‑ Kondisi Dora Indriati Murni (25), mahasiswi Universitas Bung Hatta Padang, penderita penyakit keringat darah belum sepenuhnya membaik. Darah masih ke luar dari pori‑pori kepalanya.
"Keringat darah masih ke luar dari pori‑pori kepala Dora sehingga masih membutuhkan banyak biaya untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya itu," kata Manajer Cabang Dompet Dhuafa Singgalang Musfi Yendra, di Padang, Jumat.
Ia mengatakan, Dompet Dhuafa Singgalang mengerahkan tenaga pembantu untuk mendampingi Dora sejak awal pengobatan baik di RSUP M Djamil, maupun saat di rujuk ke RS Cipto Mangunkusumo hingga rawat jalan bagi Dora.
"Secara umum, kondisi Dora belum mengalami banyak perubahan," ujarnya.
Setelah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Dora rutin menjalani pengobatan di Padang, baik fisik maupun psikis, katanya.
Dua kali seminggu Dora didampingi ke psikiater dan konsultasi ke dokter yang khusus menangani penyakitnya di RSUP M Djamil.
Ia melanjutkan, karena penyakitnya sangat serius dan membutuhkan penanganan khusus, Dora yang semula dirawat di RSUP M Djamil Padang dirujuk ke RSCM. Dora mulai dirawat di RSCM pada 8 Juni 2011.
Tim dokter yang merawat Dora telah melakukan diagnosa awal terhadap penyakitnya. Hasilnya, disimpulkan terjadi kelainan pada fungsi pembekuan darah. Penyakit yang baru ditemui ini juga bisa disebabkan pengaruh dari kandungan dan penyakit lupus.
"Menurut Dr Shupri Effendy kasus itu penuh kejanggalan dan penyakit yang diderita oleh Dora saat ini menjadi 'headline' di dunia kesehatan," kata Musfi.
