
Liputan6.com, Jakarta: Ratusan calon penumpang maskapai penerbangan Lion Air harus kecewa dengan pelayanan yang mereka terima. Pihak Bandara Soekarno Hatta menjelaskan, penyebab keterlambatan yang berjam-jam tersebut karena pengaturan jadwal kru yang bermasalah.
"Saya sudah menanyakannya dan ini karena masalah teknis dalam pengaturan kru. Tapi saya minta pejabat Lion Air untuk memberikan pelayan terbaik pada penumpang," kata Kepala Administrator Bandara Internasional Soetta Adi Kanrio saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Ahad (2/1).
Menurut Adi, pihak Lion Air harus mematuhi aturan Bandara jika terjadi keterlambatan. Jika pemindahan pesawat harus dilakukan, Lion Air pun harus memfasilitasinya.
"Ini kan terlambatnya delaynya cukup lama waktunya. Kalau untuk memberikan pelayanan snack sebanyak 20 pesawat dengan masing-masing pesawat berisi 150 penumpang, berartikan tiga ribu penumpang. Mau dapat dari mana dalam waktu singkat," ujar dia.
Seperti diketahui, calon penumpang Lion Air JT 564 jurusan Jakarta-Yogyakarta marah karena diminta turun ketika sudah duduk di pesawat di Bandara Sukarno Hatta pada Sabtu (1/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Alasannya, penerbangan dibatalkan karena Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, sudah tutup Hingga berita diturunkan pihak Lion Air belum bisa dihubungi.
