IMBAS: MENYIRAM OLI - Subaidi, seorang warga Probolinggo menyiram oli di teras agar ulat tidak masuk ke dalam warungnya.BANYUWANGI: Serangan ulat bulu hari ini telah menyebar ke tiga desa di Banyuwangi, yakni Desa Bangsring, Desa Bengkak dan Desa Alabuluh. Bahkan, kini warga desa Bangsaring, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi, Jawa Timur, ikut mulai merasakan gatal akibat dari serangan ulat bulu tersebut yang masuk ke rumah penduduk.
Azis mengatakan, selain merasakan gatal dan panas, kini warga juga resah dengan adanya jutaan ulat bulu yang semakin menyebar luas. Selain itu, dengan adanya serangan ulat bulu ini, aktivitas mereka menjadi terganggu. Apalagi belum ada petugas terkait menangani serangan ulat bulu ini.
Yang merasakan gatal dan kulit panas bukan hanya orang tua saja, tetapi anak-anak juga ikut merasakan dampak dari ulat tersebut, Anak-anak tersebut hanya bisa menangis. Warga mendesak kepada pemerintah setempat, segera menangani wabah ulat bulu ini. Saat ini, warga hanya bisa membasmi dengan menyapu dan membuang ke tempat sampah.
Hingga saat ini belum diketahui apakah jenis ulat bulu ini sama dengan ulat bulu yang menyerang ke delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Namun, dari tampilan bentuk dan warna, ulat bulu ini tampak tidak ada perbedaan, tubuhnya berwana coklat dan garis hitam.
